Peranan Pemimpin Gereja Bagi Jemaat Dalam Menjaga Keutuhan NKRI Dari Ancaman Radikalisme

Main Article Content

Novi Saria Harita
David Eko Setiawan

Abstract

Abstract:   Radicalism is an understanding or practice of a doctrine that is considered true and is also an extreme idea. This kind of understanding can be a threat to the sustainability of the nation, religion, ethnicity and race in Indonesia. This understanding arises because the values ​​of Pancasila are no longer implemented in the life of the nation and state. So what is the role of church leaders in maintaining the integrity of the Republic of Indonesia from the threat of radicalism in the lives of their congregations? To answer these questions, in this study the author uses a descriptive qualitative approach with the library method. The purpose of this study is to explain the role of a church leader in maintaining the integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia from the threat of radicalism to the congregation he leads. The results of this study are church leaders must provide guidance to local church members, encourage congregations to care for each other through deacon services and encourage congregations to be involved in the nationalism movement.


Abstrak:  Radikalisme adalah paham atau pengamalan suatu doktrin yang dianggap benar dan juga merupakan gagasan yang ekstrim. Pemahaman seperti ini dapat menjadi ancaman bagi keberlangsungan bangsa, agama, suku dan ras di Indonesia. Pemahaman ini muncul karena nilai-nilai Pancasila tidak lagi diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lantas bagaimana peran pimpinan gereja dalam menjaga keutuhan NKRI dari ancaman radikalisme dalam kehidupan jemaatnya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kepustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran seorang pemimpin gereja dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman radikalisme kepada jemaat yang dipimpinnya. Hasil dari penelitian ini adalah pemimpin gereja harus melakukan pembinaan terhadap warga gereja lokal, mendorong jemaat untuk saling peduli melalui pelayanan diakonia dan mendorong jemaat untuk terlibat dalam pergerakan nasionalisme.

Article Details

How to Cite
Harita, N. S., & Setiawan, D. E. . (2022). Peranan Pemimpin Gereja Bagi Jemaat Dalam Menjaga Keutuhan NKRI Dari Ancaman Radikalisme. KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.34307/kinaa.v3i1.32
Section
Articles

References

Aspihanto, Aan, and Fatkhul Muin. “Sinergi Terhadap Pencegahan Terorisme Dan Paham Radikalisme, Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang.” Seminar Nasional Hukum Universitas Semarang 3 Nomor 1 (2017): 79.

Carson, DA. Gereja Zaman Perjanjian Baru Dan Masa Kini. Malang: Gandum Mas, 1997.

Dafrizal, and Faridah Ibrahim. “Pembingkaian Metafora Dan Isu Terorisme: Satu Interpretasi Konseptual.” Jurnal Coverage 1 (2010): 36.

Daulay, Richard M. Agama & Politik Di Indonesia: Umat Kristen Di Tengah Kebangkitan Islam. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Firmansyah, Hery. “Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme Di Indonesia.” Jurnal Mimbar Hukum 23 (2011): 18.

Guthrie, Donald. Teologi Perjanjian Baru 3. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Husein, Muh Turizal. “Fenomena Radikalisme Di Indonesia.” Jurnal Fakultas Agama Islam dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah, Tangerang. (2017): 2.

Institut, Tim Setara. Dari Radikalisme Menuju Terorisme, 2012, Studi Relasi Dan Transformasi Organisasi Islam Radikal Di Jawa Tengah Dan D.I. Yogyakarta. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara, 2012.

Kalidjernih, F.K. Kamus Studi Kewarganegaraan: Perspektif Sosiologikal Dan Politikal. Bandung: Widya Aksara Press, 2010.

Muzammil, Sa’dulloh. “Upaya Pencegahan Radikalisme Agama Dan Terorisme Melalui Pemilihan Tema Bahan Ajarpada Mata Kuliah English For Islamic Studies.” Jurnal At-Turats 9 (2015): 23.

Selan, Yunus. “Peranan Pemimpin Gereja Dalam Memperlengkapi Jemaat Bagi Pertumbuhan Gereja.” Jurnal Luxnos 4 No 1 (2018): 1.

Setiawan, David Eko, and Firman Panjaitan. “Titik Temu Pancasila Dan Etika Politik Gereja Dalam Melawan Radikalisme Di Indonesia.” jurnal SMaRT 7 (2021): 43–55.

Siregar, Salmanul Hakim. “Pancasila Sebagai Titik Temu Agama-Agama Dan Kemanusiaan:Diskursus Nurcholish Madjid Dan Yudi Latif.” Al-Adyan: Journal of Religious Studies 2 (2021): 53.

Sitepu, Elisabeth. “Kepemimpinan Kristen Di Dalam Gereja.” Pendidikan Religius 1 (2019): 7.

Sorensen, Geroge. Demokrasi Dan Demokratisasi. Jakarta: Pustaka Pelajar, 2003.

Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Posdakarya, 2008.

Sumardewi, Luh Ashari. “Upaya Indonesia Dalam Memberfantas Terorisme Di Era Susilo Bambang Yudhoyono (Pendekatan Tentang Pengeboman Di Wilayah Indonesia).” Jurnal Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana, Denpasar (2012): 11.

Syafnidawaty. “Https://Raharja.Ac.Id/2020/10/29/Penelitian-Kualitatif/,” 2020.

Tilaar, H.A.R. Tinjauan Secara Kritis Reformasi Pendidikan Nasional. Media Indonesua Publishing, 2017.

Timo, Ebenhaizer Nuban. “Nasionalisme Indonesia: Sebuah Kajian Antropologi-Historis Mengenai Partisipasi Gereja Dalam Mengisi Dan Mengkritisi Pergerakan Nasionalisme Indonesia” (2016): 12–13.

Tom, SJ Jacobs. “Gereja Menurut Perjanjian Baru.” Yogyakarta: Kanisius, 1992.

Tomatala, Yakob. Kepemimpinan Yang Dinamis. Jakarta: Leadership Foundation, 1997.

Utomo, Gondo. “Merancang Strategi Komunikasi Melawan Radikalisme Agama.” Jurnal Komunikasi Islam, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya-Asosiasi Profesi Dakwah Islam Indonesia 6 (2016): 94.

Widyatmadja, Josep P. Yesus Dan Wong Cilik: Praksis Diakonia Transformatif Dan Teologi Rakyat Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Wiyani, Novan Ardy. “Pendidikan Agama Islam Berbasis Anti Terorisme Di SMA.” Jurnal Pendidikan Islam II (2013): 67.

Wolfgang, Simson. “Gereja Rumah Yang Merubah Dunia.” Jakarta: Metanioa Publishing, 2003.

Wuryan, Sri, and Syaifullah. Ilmu Kewarganegaraan (Civics). Bandung: Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia., 2009.

Yunanto. Respon Islam Politik Terhadap Persoalan Radikalisme Di Indonesia, Dalam Gerakan Radikal Islam Di Indonesia. Jakarta: AYSNET, 2004.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2002.