Analisis Teologi-antropologi dalam Konteks Pengembangan Talent Management PPGT menghadapi Indonesia Emas 2045
Main Article Content
Abstract
Dalam upaya mencapai status negara maju pada tahun 2045, yang dikenal sebagai Indonesia Emas 2045, Indonesia dihadapkan pada sejumlah tantangan kompleks, termasuk masalah sosial, ekonomi, kebangsaan, dan keagamaan. Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT), sebagai kelompok organisasi intragerejawi, juga terpengaruh oleh perubahan ini, sambil menjaga budaya dan adat istiadat Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan teologi-antropologis untuk memahami tantangan dan peluang yang dihadapi PPGT dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Studi ini mencakup analisis konteks ideologi, sosial, ekonomi, budaya, politik, dan agama, serta mempertimbangkan dampak teknologi, sains, dan isu pemanasan global. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana teologi kontekstual dapat membantu PPGT menjaga identitas keagamaan dan budaya, mempromosikan keadilan sosial dan ekonomi, serta membangun kerjasama antarkelompok yang berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini membahas tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi PPGT sekaligus menjaga budaya dan adat istiadat Toraja dalam konteks Indonesia Emas 2045, sambil menyoroti relevansi pendekatan teologi-antropologis dalam memahami dan mengatasi tantangan ini. Penelitian ini diharapkan memberikan landasan pengetahuan yang lebih jelas dan terstruktur untuk pemahaman masalah ini secara holistik.
Indonesia, in its endeavour to attain the designation of a developed nation by the year 2045, commonly known as "The Golden Indonesia 2045" or "Indonesia Emas 2045," has encountered a diverse range of complex obstacles, spanning across societal, economic, political, and religious dimensions. The Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) has not remained unaffected by these transformations, all the while endeavoring to preserve the cultural and traditional heritage of Toraja. This research employs a theological-anthropological approach to comprehend the challenges and prospects that the PPGT faces in the context of Indonesia Emas 2045. The study centers on the analysis of ideological, social, economic, cultural, political, and religious factors, while also taking into account the repercussions of technological advancements, scientific developments, and global issues. Furthermore, this investigation delves into how contextual theology can aid the PPGT in fortifying their religious and cultural identities, advocating for social and economic equity, and fostering enduring collaborative relationships. In this manner, the research not only delves into the social and economic quandaries tackled by the PPGT but also highlights the role of the Toraja culture in the milieu of Indonesia Emas 2045. It underscores the paramount importance of theological and anthropological research in comprehending and effectively addressing these challenges. The primary objective of this research is to provide a more comprehensive and systematic understanding for the purpose of holistic problem-solving.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adinuhgra, Silvester. “MENEMUKAN IKLIM IMAN YANG HIDUP DALAM KOMUNITAS: UPAYA MENGHADAPI DAMPAK BURUK GLOBALISASI BAGI KAUM MUDA.” SEPAKAT-Jurnal Pastoral Kateketik 1, no. 2 (June 1, 2015): 7.
Astari, Penta, and Lourine S. Joseph. “Kekuatan Karakter Pada Remaja Kristen Dalam Pergaulan Di Era Milenial: Kajian Pendidikan Agama Kristen Yang Menghidupkan.” Jurnal Shanan 7, no. 1 (2023): 45–56.
Atimeta, Abner, and Oksiana Jatiningsih. “Internalisasi Nilai-Nilai Multikultur Dalam Aktivitas Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Surabaya.” Kajian Moral Dan Kewarganegaraan 9, no. 1 (2021): 173–87.
Awang, Jellyan Alviani, Iky SP Prayitno, and Jacob Daan Engel. “Strategi Pendidikan Agama Kristen Bagi Remaja Dalam Membentuk Konsep Diri Guna Menghadapi Krisis Identitas Akibat Penggunaan Media Sosial.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 1 (2021): 98–114.
Azra, Azyumardi. “Revitalisasi Wawasan Kebangsaan Melalui Pendidikan Multikultural.” Jurnal Ledalero 18, no. 2 (2019): 183–202.
Banks, James A., and Cherry A. McGee Banks. Multicultural Education: Issues and Perspectives. New Jersey: John Wiley & Sons, 2019.
Budijarto, Agus. “Pengaruh Perubahan Sosial Terhadap Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Pancasila.” Jurnal Lemhannas RI 6, no. 2 (2018): 5–21.
Cicilia, Cicilia. “Pentingnya Pemahaman Talenta Dalam Menumbuhkan Minat Pelayanan Remaja.” EULOGIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2021): 16–28.
Dupe, Selvy Iriany Susanti. “Konsep Diri Remaja Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Zaman.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 2, no. 1 (2020): 53–69.
Ginting, Eikel. “Pendekatan Interkultural Dalam Pemberdayaan Pemuda Gereja Bagi Perdamaian Lintas Iman.” DA’AT: Jurnal Teologi Kristen 4, no. 2 (2023): 1–12.
Hamu, Fransiskus Janu. “Kampanye Go Green Sebagai Strategi Jitu Membangun Budaya Cinta Lingkungan Di Kalangan Kaum Muda Kristiani: Go Green Campaign As An Accurate Strategy To Build A Culture Of Love For The Environment Among Christian Youth.” Jurnal Suara Pengabdian 45 1, no. 1 (2022): 84–92.
Hasudungan, Anju Nofarof, and Yusuf Kurniawan. “Meningkatkan Kesadaran Generasi Emas Indonesia Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Inovasi Digital Platform Www.Indonesia2045.Org.” Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin 1 (October 17, 2018): 51–58.
Juliswara, Vibriza, and Febriana Muryanto. INDONESIA DALAM PUSARAN GLOBALISASI, PENGEMBANGAN NILAI- NILAI POSITIF GLOBALISASI BAGI KEMAJUAN BANGSA. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2022.
M.A, Prof Dr Dede Rosyada. Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu Pendidikan. Jakarta: Prenada Media, 2020.
M.Si, Dr Drs Ismail Nurdin, and Dra Sri Hartati M.Si. METODOLOGI PENELITIAN SOSIAL. Surabaya: Media Sahabat Cendekia, 2019.
Purwantoro, Susilo Adi. Sistem Pertahanan Rakyat Semesta Menyongsong Indonesia Emas 2045. Bandung: Indonesia Emas Group, 2023.
Sabara, Sabara. “MEMBANGUN SEMANGAT KEBANGSAAN MELALUI AGAMA PADA MASYARAKAT PERBATASAN DI SEBATIK TENGAH.” Al-Qalam 26, no. 2 (2020): 221–36.
Sampe, Naomi. “Rekonstruksi Paradigma Ekonomis Dalam Budaya Rambu Solo’ Di Toraja Utara.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 3, no. 1 (June 27, 2020): 26–43. https://doi.org/10.34307/b.v3i1.158.
Sanderan, Rannu. “Dilema Kepemimpinan Kristen, Tuhan Atau Atasan? : Unsur-Unsur Fundamental Bagi Pemimpin Kristen Demi Mengejawantahkan Imannya Dalam Profesi Dan Pengabdian.” SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (December 2, 2021): 1–15. https://doi.org/10.34307/sophia.v2i2.40.
———. “Heuristika dalam Pendidikan Karakter Manusia Toraja Tradisional.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 3, no. 2 (2020): 306–27. https://doi.org/10.34307/b.v3i2.213.
Santoso, Joko, Seri Damarwanti, I. Made Priana, Teguh Bowo Sembodo, and Anthoneta Taru. “Transformasi Fondasi Iman Kristen Dalam Pelayanan Pastoral Di Era Society 5.0.” Jurnal Teologi Berita Hidup 4, no. 1 (2021): 19–35.
Setiawan, David Eko. “Kepemimpinan Kristen Di Era Bonus Demografi Pasca Sensus Penduduk Indonesia Tahun 2020.” KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat 2, no. 1 (2021). https://kinaa.iakn-toraja.ac.id/index.php/ojsdatakinaa/article/view/23.
Sianipar, Desi, Wellem Sairwona, Johanes Waldes Hasugian, Yunardi Kristian Zega, and Nova Ritonga. “Pendidikan Kristen Antisipatif-Transformatif: Revitalisasi Fungsi Didaskalia Untuk Ketahanan Pemuda Kristen Di Era Transnasionalisme.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 6, no. 2 (2022): 761–81.
Simon, John C., Henderikus Nayuf, Denies Putra Nande, Merensiana Hale, Aya Susanti, Paulus Eko Kristianto, Brury Eko Saputra, Liliya Wetangterah, Andreas Kristianto, and Hanry Harlen Tapotubun. BISA DENGAR SUARA SAYA?: Ragam Perspektif Teologi Publik Atas Perubahan Dalam Gereja, Sekolah Kristen, dan Masyarakat Indonesia. Malang: Sekolah Tinggi Teologi Aletheia, 2022.
Sitanggang, Juwita Magdalena, Erna Susilawaty Sebayang, Selvie Sianipar, Hamonangan Justinus Gultom, and Anggiat P. Simamora. “WORKSHOP DAN RETREAT ‘MEMBANGUN TALENT MELALUI ORGANISASI KEMAHASISWAAN.’” ABDIMAS MANDIRI-Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1 (2022): 85–89.
Sofyan, Fitri Silvia, and Aris Riswandi Sanusi. “PENTINGNYA WAJAR DIKDAS 12 TAHUN UNTUK MENYONGSONG INDONESIA EMAS TAHUN 2022.” PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG 3, no. 1 (2023): 2411–20.
Sudarma, Unang. “Pendidikan Karakter Dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Berdaya Saing Menuju Indonesia Emas 2045.” Sharia: Jurnal Kajian Islam 1, no. 1 (2022): 37–55.
Susanta, Yohanes K. “Hospitalitas Sebagai Upaya Mencegah Kekerasan Dalam Memelihara Kerukunan Dalam Relasi Islam-Kristen Di Indonesia.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat 2, no. 1 (2015): 281–281.
Tafonao, Talizaro, and Yunardi Kristian Zega. “Gereja Menghadapi Fenomena Transnasionalisme: Sebuah Tawaran Konstruksi Pendidikan Kristiani Bagi Remaja Yang Berbasis Pada Pelestarian Budaya Lokal.” KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen) 8, no. 2 (2022): 511–24. http://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/558.