Pengabdian Masyarakat dalam Menerapkan Nilai Budaya Tallu Batulalikan Desa Salu Sopai, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara

Main Article Content

Resky Purnamasari Nasaruddin

Abstract

Abstract: The purpose of this community service is to foster the Salu Sopai community in applying the values of Tallu Batu Lalikan to Toraja society, which is currently in the modern era, but the influence of religion and traditional thick culture. The type of research in this service is qualitative with observation method. This research was conducted in Salu Sopai Village, Sopai District, North Toraja Regency. The subjects of this study were the Sopai community with 16 traditional leaders. 10 Sopai people, 5 traditional leaders and 1 religious leader (priest). The method are lecturing, question and answer. Giving material by explaining that nowadays,  Toraja people, eventhough they are in the modern era, the influence of traditional religion and culture is still very strong. This affects the creation of social change in every village and or village in Toraja. This research was conducted in four stages, namely: a) observation, b) material preparation, c) implementation of activities and 4) evaluation. This coaching resulted that the community’s able to be an example of implementing new Tallu Batulalikan in the future by paying attention to the material provided by the service team. Communities can maintain togetherness in tongkonan as a multicultural society. The community was very enthusiastic in participating in the coaching, this can be seen when the community played an active role in the question and answer session and gave suggestions in the coaching process. The success of this coaching was due to the ability of the service team to encourage and create interesting material topics so that they were well received by the local sub-district head.


 


Keywords: Tallu Batulalikan, values, culture, coaching.


 


Abstrak: Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk pembinaan masyarakat Salu Sopai dalam menerapkan nilai Tallu Batu Lalikan pada masyarakat Toraja yang saat ini berada pada era modern, namun pengaruh agama dan budaya tradisional masih sangat kental. Jenis penelitian pada pengabdian ini adalah kualitatif dengan metode pengamatan atau observasi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Salu Sopai, Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara. Subjek penelitian ini adalah Masyarakat Sopai, Tokoh adat dengan jumlah 16. 10 masyarakat Sopai, 5 orang tokoh adat dan 1 orang tokoh agama(pendeta). Adapun metodenya yaitu ceramah, dan tanya jawab. Pemberiaan materi dengan memaparkan bahwa masyarakat Toraja saat ini berada pada pandangan modernisme yang mencoba mmembangun pandangan dunia dengan adat istiadat Tallu Batu Lalikan, pengaruh agama dan budaya tradisional masih sangat kental. Hal ini mempengaruhi terciptanya perubahan sosial di setiap kampung dan atau desa di Toraja. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahap yakni : a) survei lokasi, b) persiapan materi, c) pelaksanaan kegiatan dan 4) evaluasi. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah masyarakat mampu menjadi contoh implementasi Tallu Batulalikan yang baru dimasa yang akan datang dengan memperhatikan materi yang diberikan tim pengabdi. Masyarakat dapat merawat kebersamaan dalam tongkonan sebagai masyarakat multikultural. Para masyarakat sangat antusias dalam mengikuti pembinaan, hal itu dapat dilihat saat masyarakat berperan aktif dalam sesi tanya jawab dan memberi saran dalam proses pengabdian. Keberhasilan pengabdian ini tidak lain berkat kemampuan yang dimiliki oleh Tim pengabdi dalam penyampaian dan pembuatan topik materi yang menarik sehingga disambut baik oleh camat setempat.


Kata Kunci: Batu Tallulalikan, nilai, budaya, pengabdian

Article Details

How to Cite
Purnamasari Nasaruddin, R. (2023). Pengabdian Masyarakat dalam Menerapkan Nilai Budaya Tallu Batulalikan Desa Salu Sopai, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat, 4(1), 69–75. https://doi.org/10.34307/kinaa.v4i1.106
Section
Articles

References

Deese, David A. 2017. Globalization; Causes and Effects. Taylor & Francis

Diamond, Jared. 2017. Dunia Hingga Kemarin; Apa yang Dapat Kita Pelajari dari Masyarakat Tradisional. Diterjemahkan dari judul asli The World Until Yesterday oleh Damaring Tyas Wulandari Palar. Gramedia.

Lewellen, Ted C. 2002. The Anthropology of Globalization; Cultural Anthropology Enters the 21st Century. Bergin & Garvey.

Llobera, Josep R. 2003. An Invitation to Anthropology; the Structure, Evolution, and Cultural Identity of Human Societies. Berghahn Books.

Nolan, Riall W. 1990. Culture Shock and Cross-Cultural Adaptation: Or I was Okay until I got Here. Dalam Practical Anthropology, Vol. 12, No. 4, Hlm. 2–20. http://dx.doi.org/10.17730/praa.12.4.j30072t751829l13.

Sutton, Mark Q. 2021. A Concise Introduction to Cultural Anthropology. Taylor & Francis